Sperma tertelan,Bahayakah??

Kamsiaboss, Pijat Panggilan Jakarta – Banyak yang bertanya khususnya kalangan wanita tentang bahayakah apabila sperma sampai tertelan atau sengaja ditelan .Banyak orang menyukai aktifitas seks oral terutama kaum laki-laki. Seolah menambah gairah saat bercinta ,seks oral juga sudah menjadi bagian dari fantasi seks yang tinggi yang diharapkan mampu memuaskan pasangan saat bercinta. Seks oral dilakukan oleh laki-laki terhadap pasangan wanitanya dengan cara mencium baik dengan bibir maupun dengan lidah bagian organ intim wanita (vagina).Hali ini dilakukan agar cairan lubrikasi pada wanita bisa keluar sehingga tidak ada rasa sakit ataupun tegang pada vagina saat penetrasi.Sedangkan seks oral yang dilakukan wanita terhadap laki-laki yaitu dengan cara mengulumĀ  organ intim laki-laki (penis). Selain sebagai salah satu proses foreplay, ada banyak kaum pria yang menginginkan proses oral seks ini hingga mencapai klimaks (ejakulasi).Kegiatan yang seperti itulah yang memungkinkan sperma tertelan, bahkan beberapa wanita sengaja menelan sperma karena percaya mitos yang menyatakan sperma bisa membuat awet muda, meskipun belum terbukti secara ilmiah.

Sperma sendiri memang banyak mengandung protein yang tinggi serta kandungan gizi-gizi yang sangat baik. Dalam buku Essential Reproduction (2000) yang merupakan hasil penelitian dari Johnson dan Everitt mengatakan tentang kandungan gizi yang tinggi pada air mani ( sperma ). Dalam ejakulasi yang umum takaran kurang lebih satu sendok teh air mani mengandung sebanyak 150 mg protein,11 mg karbohidrat, 6 mg lemak, 3 mg kolesterol dan 7% US AKG Kalium, tembaga, dan seng. Dan nutrisi yang terkandung pada air mani seperti dilansir dari netdoctor antara lain Gula ( fruktosa, sorbitol, dan inositol),protein dan asam amino (Glutathione, DNA, dan Creatine), Mineral, dan Vitamin (vitamin c, kolin, dan vitamin B12).

Melihat banyaknya zat baik yang terkandung dalam sperma tentu kita berpikir tidak akan bahaya bila tertelan atau bahkan merasa baik baik saja jika pun harus menelannya. Tetapi harus diketahui selain memiliki gizi yang tinggi, sperma juga memiliki tingkat bahaya yang tidak bisa diabaikan. Sperma bisa saja membawa atau menularkan infeksi dari virus maupun bakteri seperti HPV (human papilomavirus) atau bahkan HIV. Apabila seks oral dilakukan dengan orang yang terinfeksi penyakit menular seksual ( PMS ) maka bisa beresiko tertular.tingkat penularan akan semakin tinggi apabila ada bagian dari mulut atau bibir pasangan yang luka ataupun kondisi mulut yang tidak sehat. Selain HPV dan HIV, ada banyak penyakit yang bisa ditularkan lewat oral seks antara lain
Gonore atau kencing nanah,penyakit ini sering tertular dari laki laki saat wanita melakukan seks oral pada penis. Sedangkan resiko oral pada vagina lebih kecil terjadinya
Herpes Selain tertular lewat kulit, herpes juga bisa menular melalui seks oral
Hepstitis A dan B Penyakit ini bisa menular apabila seks oral dilakukan pada lubang anal (anus)
Sifillis PMS ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidium. Bakteri ini bisa dengan mudah masuk melalui luka kecil pada mulut saat melakukan seks oral

Kanker tenggorokan dan kanker serviks

Memang seks oral sendiri memiliki peran dalam menjaga keharmonisan dan keintiman pasangan. Tapi kita juga harus waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan. Agar tetap bisa melakukannya kita harus meminimalisir resiko misalnya saja dengan cara membersihkan organ intim keduanya ( pria dan wanita) bisa dengan mandi sebelum melakukan oral seks. Atau gunakan alat kondom pada saat seks oral pada penis (bersihkan kondom dari cairan pelumasnya terlebih dahulu). Sedangkan seks oral pada vagina bisa dilakukan dengan menempelkan dental dam pada vagina. Dental dam adalah plastik tipis yang biasa digunakan dokter gigi, bisa dibeli di apotik. Memuaskan pasangan adalah hal wajib untuk dilakukan tetapi jangan sampai menyampingkan kesehatan dan pahami resiko yang bisa ditimbulkan. Karena dengan sehat segala kepuasan dan kenikmatan bisa dicapai

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *